Bandar Narkoba Kejar-kejaran Dengan Polisi Berujung Maut

Bandar Narkoba Kejar-kejaran Dengan Polisi Berujung Maut

Surabaya – Bandar narkoba kejar-kejaran dan berusaha menembak petugas dari dalam mobil yang berujung maut. Hal ini dilakuan sebagai wujud komitemen Polri dalam menumpas peredaran narkoba di Indonesia khususnya di Kota Pahlawan Surabaya.

Dari keterangan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., didampingi Kasatresnarkoba, AKBP Memo Ardian dan Kasubbag Humas, AKP M. Akhyar saat memipin konferensi pers, menjelaskan penangkapan ini merupakan hasil dari pengembangan dengan kasus serupa yang berhasil diungkap pada bulan April dan November 2020 yang lalu.

Kemudian Satresnarkoba melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial AA (25) warga Jakarta Barat dengan barang bukti berupa 10 paket sabu yang dibungkus koran seberat 10,819 kg. Setelah itu dilakukan penggeledahan dan introgasi, selanjutnya petugas mendapatkan informasi tersangka baru berinisial FP (43) yang sedang berada di daerah Sidoarjo.

Selanjutnya setelah melakukan pengintaian petugas melihat tersangka yang diduga FP melintas di sekitar Jl. Ahmad Yani Surabaya dengan mengendarai mobil Ertiga warna coklat yang kemudian dilakukan pengejaran dan tersangka sempat diberhentikan petugas. Namun, ia berhasil melarikan diri, dari situ terjadilah kejar-kejaran antara petugas dan tersangka.

Pada saat hendak akan diberhentikan petugas, tersangka mengeluarkan senjata api dari mobilnya dan melakukan tembakan kearah petugas. Dengan cepat petugas berhasil menghindar dan mengilak, karena terancam keamanan dan keselamatan, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas, tepat, keras dan terukur sehingga tersangka meninggal dunia.

“Sekali lagi ini wujud komitmen kami untuk terus menabuh genderang perang melawan jaringan narkoba,” tegas Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P.

Setelah itu petugas melakukan penggeledahan didalam mobil tersangka. Dan ditemukan barang bukti berupa koper berisi 10 paket dengan berat keseluruhan 10,648 kg.

“Total barang bukti yang berhasil kita amankan 20 paket sabu yang ditimbang secara keseluruhan mencapai sekitar 21,4 kg. Kemudian terdapat juga satu unit senjata api rakitan deng peluru kaliber alat komunikasi kemudian sarana tas yang dipakai untuk membawa berbagai yang lain terhadap salah satu tersangka yang lain,” tandas Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P. *f/*

Tinggalkan Balasan