BEM Nusantara Demo Kantor Gubernur Jatim, Tuntut Pesta Ulang Tahun Khofifah Diusut!

  • Bagikan
BEM Nusantara Demo Kantor Gubernur Jatim, Tuntut Pesta Ulang Tahun Khofifah Diusut!
BEM Nusantara Demo Kantor Gubernur Jatim, Tuntut Pesta Ulang Tahun Khofifah Diusut!

Info Surabaya – BEM Nusantara Demo Kantor Gubernur Jatim, Tuntut Pesta Ulang Tahun Khofifah Diusut, Buntut dari pesta ulang tahun (ultah) Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di rumah dinasnya, kompleks Gedung Negara Grahadi, Surabaya, belum benar-benar tuntas.

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEM Nusantara) Jawa Timur berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jatim, Surabaya, Senin (21/6/2021). Mereka menyerukan beberapa poin tuntutan.

Massa aksi yang mengklaim terdiri dari Presiden BEM kampus se-Jawa Timur menyerukan dua poin tuntutan. Pertama, menuntut menindaklanjuti pemilihan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim Heru Tjahjono yang dilakukan oleh Gubernur Khofifah, setelah purna tugas dari masa jabatannya.

Kedua, menuntut jabatan Kapolda Jawa Timur diturunkan serta menuntut kejelasan proses hukum dari perayaan ulang tahun Gubernur Khofifah diduga mengakibatkan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan (prokes).

“Kami menuntut aparat juga harus bertindak serupa. Tujuan dari aksi ini adalah menuntut Pejabat Harian Sekda Jatim mundur, serta mendesak Polda Jatim menindaklanjuti laporan kasus kerumunan di acara ulang tahun Gubernur Jawa Timur,” kata Koordinator BEM Nusantara Jatim Ahmad Faruq dikutip dari timesindonesia.co.id

BEM Nusantara Tuntut Pesta Ulang Tahun Khofifah Diusut!

Sementara terkait ultah Khofifah, menurut Faruq, terdapat perlakuan yang berbeda dalam penanganan kegiatan di masa pandemi Covid-19 yang diselenggarakan masyarakat dengan para pejabat.

Ketika masyarakat melakukan kegiatan selalu ada operasi pembubaran. Berbanding terbalik saat pejabat pemerintahan berkegiatan, bahkan aparat keamanan disebut turut serta mengamankan dan menertibkan kegiatan.

“Inilah yang menjadi polemik bagi masyarakat. Kasusnya (pesta ultah Khofifah) baru sampai pada olah TKP, tapi sampai saat ini tidak ada titik terang. Ini macam hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” tegasnya.

Tak hanya itu, BEM Nusantara Jatim juga menyertakan isu- isu regional yang terdapat di kota/kabupaten yang sampai saat ini masih belum dituntaskan pejabat berwenang.

“Karena kita ini juga ada kawan-kawan dari Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Jember dan Sumenep. Kami menuntut supaya pihak internal dan Forkopimda untuk menuntaskan isu regional yang ada,” pungkas Faruq.•

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Berita Surabaya

Install
×