Kejari Pasuruan Panggil Saksi-Saksi Bocornya Dana BOP Kementrian Agama

  • Bagikan
Bocornya Dana BOP Kementrian Agama
Bocornya Dana BOP Kementrian Agama

Info pasuruan – Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk Madin, TPQ dan Pondok Pesantren untuk wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan memasuki babak pemeriksaan saksi-saksi oleh Kejari Kota Pasuruan.

Ini dilakukan atas inisiatif dan keberanian Pusat Studi Advokasi dan Kebijakan (PUSAKA) dengan Direkturnya Lujeng Sudarto membongkar kebobrokan oknum yang melakukan dugaan korupsi. Senin (15/02/2021).

Pemotongan BOP sebesar 20-40% seperti itu pernah ditelisik, diklarifikasi bahkan diberitakan tertanggal 23/09/2020 tahun lalu dengan judul “Diduga Dana BOP Kementerian Agama Pusat Terpangkas” saat bergulir nya BOP tahap II sedang dicairkan melalui Bank BUMN setempat.

Kejadian itulah yang kini terungkap atas pelaporan Lujeng Sudarto yang merasa gerah dengan ulah oknum tikus Negara melakukan tindakan yang tak sepatutnya dilakukan. Bahkan yang lebih memperihatinkan kejadian itu dilakukan disaat masa pandemi ini belum berakhir.

“Alhamdulillah, Mas Lujeng mau membongkar kebobrokan penyaluran BOP yang selama ini meresahkan Ketua Madin, TPQ dan Pondok Pesantren di Kota dan Kabupaten Pasuruan.

Semoga langkah Kejari memanggil para saksi membuahkan hasil dan membuat jera oknum intelektual yang bermain dibalik itu,” pungkas salah satu Ketua Yayasan Madin di wilayah Gondang Wetan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Berita Surabaya

Install
×