BPPD Kota Solo-Jawa Timur Jalin Kerjasama, Retno Wulandari: Tahun 2022 Bakal Jadi Kebangkitan Kepariwisataan Indonesia

BPPD Kota Solo-Jawa Timur Jalin Kerjasama, Retno Wulandari: Tahun 2022 Bakal Jadi Kebangkitan Kepariwisataan Indonesia
BPPD Kota Solo-Jawa Timur Jalin Kerjasama, Retno Wulandari: Tahun 2022 Bakal Jadi Kebangkitan Kepariwisataan Indonesia
Dwi Cahyono, Ketua BPPD Jawa Timur menerima suveni dari Retno Wulandari, Ketua BPPD Kota Solo berupa tas batik kreasi seniman senior Waljinah.

infoSURABAYA.com – Awal tahun 2022 diyakini bakal menjadi momen kebangkitan kepariwisataan di Tanah Air. Kecenderungan ini terlihat dari keinginan masyarakat untuk menikmati ‘suasana di luar rumah’ pasca pandemi.

Retno Wulandari, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Solo memapar fakta, di saat Kota Solo berada di PPKM level 2 pada bulan Oktober lalu tampak uforia masyarakat berwisata.

“Mereka sudah ingin keluar (rumah). Ingin berbelanja. Mereka takut ada kebijakan berubah dan membuat mereka tak bisa kemana-mana lagi,” paparnya di acara media gathering di The Alana Surabaya.

Pergerakan masyarakat berwisata itu, lanjut Retno, juga bisa dipantau dari meningkatnya hunian hotel. “Untuk hotel bintang 4 di Solo waktu itu sudah menyentuh 75 persen,” bebernya.

Bahkan di beberapa hotel, kata Retno, bisa mencapai 80 persen. “Ini luar biasa karena masih masa pandemi,” imbuhnya.

Diakui Retno, pada bulan November terjadi penurunan hunian hotel. “Tetapi masih di atas 50 persen. Jadi ini wajar karena sebagian masyarakat sudah merasakan (bepergian lagi),” urainya.

Meski pemerintah akan memberlakukan pengetatan lagi di akhir tahun, Retno meyakini dinamika positif di dunia kepariwisataan di Kota Solo ini tetap akan stabil.

“Kebijakan itu harus direspons positif, sebab pemerintah punya alasan yaitu mencegah terjadinya gelombang 3,” tandasnya.

Di tempat yang sama, sebelumnya juga dilakukan penandatanganan MoU antara BPPD Kota Solo dan BPPD Jatim. Dalam kesempatan itu, Dwi Cahyono, Ketua BPPD Jawa Timur menyambut baik peluang kerjasama antara pelaku wisata di dua daerah tersebut.

“Salah satu potensi yang bisa ditawarkan adalah wisata religi di beberapa daerah di Jatim,” tutur Dwi Cahyono yang juga Ketua PHRI Jatim ini.

Dwi Cahyono lalu menunjuk makam-makam tokoh Islam yang sering jadi jujugan wisatawan lokal, diantaranya Sunan Ampel di Surabaya, dan Sunan Giri di Gresik. Selain itu juga ada makam Sunan Drajat dan Sunan Bonang di Kabupaten Tuban.

“Belum lagi makam Gus Dur di Jombang yang tak pernah sepi pengunjung,” imbuhnya. ap

Informasi ” BPPD Kota Solo-Jawa Timur Jalin Kerjasama, Retno Wulandari: Tahun 2022 Bakal Jadi Kebangkitan Kepariwisataan Indonesia
Telah Tayang di : https://inisurabaya.com/2021/12/bppd-kota-solo-jawa-timur-jalin-kerjasama-retno-wulandari-tahun-2022-bakal-jadi-kebangkitan-kepariwisataan-indonesia/