Disbudpar Jatim Evaluasi Keselamatan dan Keamanan Wisatawan Selama Libur Lebaran

Disbudpar Jatim Evaluasi Keselamatan dan Keamanan Wisatawan Selama Libur Lebaran

Sinarto Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur memaparkan evaluasi kegiatan wisata masyarakat selama masa libur lebaran 2022.

“Sebelum libur lebaran, kami sudah mengevaluasi sarana prasarana di tempat wisata itu layak untuk dipakai,” ujarnya kepada Radio Suara Surabaya, Selasa (10/5/2022).

Terkait terjadinya beberapa kecelakaan yang merenggut nyawa wisatawan, menurut Sinarto ada peranan wisatawan itu sendiri.

Contohnya kasus wisatawan yang terseret ombak di Pantai Soge, Pacitan. Korban tidak bisa berenang tapi masuk ke air untuk menolong dua rekannya.

Penjaga pantai sudah mengingatkan agar Apriliyanto tak nekat. Sebab untuk melakukan pertolongan dibutuhkan keahlian khusus. Tim penyelamat yang akan bertindak.

Diduga panik, korban bergeming. Alih-alih dapat menyelamatkan rekannya, tubuhnya justru terseret ke tengah hingga tenggelam dan meninggal dunia.

Kemudian wisatawan asal Bondowoso yang terpisah dari rombongan di Kawah Ijen pada malam hari. Ditemukan keesokan paginya tidak jauh dari awal dia terpisah dari teman-temannya, dalam kondisi kesadaran menurun. Diduga dalam pengaruh minuman keras atau pil koplo.

Sedangkan khusus kasus di Waterpark Kenjeran, kata Sinarto, sudah masuk ranah kepolisian. Disbudpar masih memantau perkembangannya.

Sinarto menambahkan, selama ini pihaknya sudah meminta pengelola kawasan wisata berisiko untuk mengingatkan wisatawan agat tetap aman dan nyaman. Bahkan kalau perlu, mengingatkan dengan megaphone.

“Gubernur juga sudah mengingatkan terus menerus, tapi kembali lagi, ada wisatawan yang taat aturan, ada yang nakal. Karena itu harus kami ingatkan terus menerus,” kata Sinarto.(iss/ipg)

Berita Terbaru Terkait “Disbudpar Jatim Evaluasi Keselamatan dan Keamanan Wisatawan Selama Libur Lebaran” Sudah Tayang Sebelumnya di Suara Surabaya Repost By © infosurabaya 2021