Fonseca sebut Roma kehilangan intensitas saat diimbangi Inter

  • Whatsapp
Jakarta (bolanesia) – Pelatih AS Roma Paulo Fonseca mengatakan timnya kehilangan intensitas sehingga hanya mampu bermain seri: 2-2 dengan tamunya Inter Milan, Minggu.

Pada kompetisi Liga Italia babak ke-17 itu, Roma unggul terlebih dahulu melalui goal Lorenzo Pellegrini pada menit ke-17. Akan tetapi Inter mampu bangkit dan berbalik memimpin melalui gol-gol Milan Skriniar pada menit ke-56 dan Achraf Hakimi pada menit ke-63, sebelum goal Gianluca Mancini pada menit ke-86 mengamankan satu poin bagi Giallorossi.

“Sulit bagi saya untuk mengomentari kompetisi ini. Kita menjalani babak pertama yang bagus, kemudian kita bukan lagi tim yang sama selama 15 sampai 20 menit. Sesudah Inter mencetak goal kedua, kita tiba-tiba kembali menjadi diri kita kembali,” kata Fonseca seperti dikutip Football Italia.

Baca juga: AS Roma kontra Inter Milan berakhir seri: 2-2

“Inter memulai babak kedua dengan menggerakkan (Marcelo) Brozovic dan (Arturo) Vidal, maka kita kehilangan kemampuan untuk menekan mereka di area itu. Tim kita kehilangan intensitas dan tidak keras lagi, maka sulit melawan tim seperti Inter saat kita tidak mampu menekan,” tambahnya.

Roma kerap kalah saat melawan tim-tim besar, maka hasil seri: itu berpeluang menjadi titik balik mereka musim ini.

“Apa yang harus kita sadari adalah bahwa kita dapat bermain dengan cara yang sama selama 90 menit, menjaga identitas dan intensitas kita sepanjang kompetisi, karena kita tidak boleh melakukan kesalahan atau tergelincir saat melawan tim dengan kualitas seperti ini,” kata pria 47 tahun itu.

Baca juga: Hasil undian Liga Europa: Milan dan Napoli di grup berat

Akhir pekan mendatang, Roma akan memainkan derby ibukota melawan seteru abadi Lazio. Fonseca selaku diplomatis hanya mengatakan Lazio merupakan tim yang kuat.

“Itu merupakan kompetisi lain yang harus kita persiapkan, itu akan sulit, sebab Lazio merupakan tim hebat. Kita harus fokus pada apa yang dapat kita tingkatkan dan konsistensi sepanjang kompetisi,” pungkasnya.

Baca juga: Start sempurna Milan dihentikan AS Roma lewat drama enam goal

Baca juga: Aleksander Kolarov resmi berseragam Inter Milan

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © bolanesia 2021

Prediksi Sepak Bola