Jokowi Akui Gagal Wujudkan PSEL, Ternyata Ini Penyebabnya

  • Bagikan
Jokowi Akui Gagal Wujudkan PSEL, Ternyata Ini Penyebabnya
Jokowi Akui Gagal Wujudkan PSEL, Ternyata Ini Penyebabnya
Presiden Joko Widodo memuji keberhasilan Pemkot Surabaya mewujudkan Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). (foto: IST)

infoSURABAYA.com – Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia mengaku, dia sebetulnya sudah lama punya keinginan pembangunan Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) seperti yang kini berhasil diwujudkan Pemkot Surabaya.

Menurut Jokowi keinginan membangun PSEL itu sudah muncul sejak dirinya menjadi Wali Kota Solo.

Menurut Jokowi, dahulu pemerintah daerah masih takut untuk bergerak merealisasikan pembangunan instalasi PSEL. Selain karena belum adanya payung hukum yang jelas, ditambah lagi dengan kendala mengenai PP pengelolaan barang milik daerah.

Saat menjadi presiden, Jokowi kemudian mengeluarkan Perpres Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

“Keluar Perpres 16/2018 mengenai investasi, keluar lagi Perpres 35/2018 mengenai tarif listrik untuk memastikan Pemda itu berani mengeksekusi. Tapi, masih saja banyak Pemda yang belum berani mengeksekusi PSEL,” tutur Jokowi.

Jokowi Akui Gagal Wujudkan PSEL, Ternyata Ini Penyebabnya

Karena itu, lanjut Jokowi, keberhasilan Pemkot Surabaya mewujudkan PSEL patut diacungi jempol. “Sehingga ini selesai yang pertama dari tujuh kota yang saya tunjuk lewat Peraturan Presiden. Ini yang pertama jadi,” ungkapnya.

Presiden menyatakan, dari tujuh kota/kabupaten yang ditunjuk di dalam PP No 35 Tahun 2018, hanya Surabaya yang telah mampu menyelesaikannya. Sementara bagi daerah lain, masih maju mundur terkendala masalah tipping fee hingga urusan barang milik daerah.

Berhasil Bangun PSEL, Jokowi Acungkan 2 Jempol Buat Pemkot Surabaya

“Saya acungi dua jempol untuk Pemerintah Kota Surabaya, baik wali kota lama maupun wali kota yang baru. Tidak mudah, karena saya juga mengalami,” kata dia.

Kepala Negara juga menegaskan bahwa urusan sampah bukan hanya sekadar mengolah sampah itu menjadi sumber energi listrik, melainkan juga berkaitan dengan urusan kebersihan kota.

Ia mengapresiasi langkah cepat Pemkot Surabaya dalam mempercepat realisasikan pembangunan instalasi PSEL berbasis teknologi ramah lingkungan. “Nanti kota-kota lain akan saya perintah untuk sudahlah tidak ruwet-ruwet, pakai ide-ide. Lihat saja di Surabaya, tiru, copy,” tandasnya.

Jokowi Akui Gagal Wujudkan PSEL, Ternyata Ini Penyebabnya

Bekerja 24 Jam
Sementara Anna Fajriatin, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Pemkot Surabaya mengatakan, sampah yang dihasilkan Kota Surabaya mencapai sekitar 1.500 ton per hari.

Secara sederhana, Anna menguraikan metode gasification power plant ini mampu mengolah sampah menjadi listrik. Pertama, sampah yang telah ditimbang akan dimasukkan waste pit atau proses pemilahan.

Selanjutnya, sampah itu diaduk menggunakan crane, seperti capit dan dimasukkan ke dalam boiler. Di dalam boiler itulah proses pembakaran dilakukan. Metode ini pun terbilang lebih cepat dibanding sebelumnya landfill gas power plant.

“Jadi melalui gasification ini per-hari minimal 1.000 ton sampah yang diolah menjadi listrik. Dan mesin ini bekerja selama 24 jam tidak berhenti, tapi memang dalam satu tahun itu ada beberapa hari masa pemeliharaan. Jadi saat itu mesin berhenti tidak beroperasi sama sekali, supaya tidak rusak,” bebernya.

PSEL Benowo, kata Ana, bakal menjadi pilot project projek strategis nasional. Sebab, di Indonesia baru pertama kali ini ada instalasi pengolahan sampah terbesar menjadi energi listrik.

“Jadi ini Insyaallah bakal menjadi pilot project nasional,” pungkasnya. ana

Informasi ” Jokowi Akui Gagal Wujudkan PSEL, Ternyata Ini Penyebabnya
Telah Tayang di : https://inisurabaya.com/2021/05/jokowi-akui-gagal-wujudkan-psel-ternyata-ini-penyebabnya/

Cari Berita Terkait Jokowi Akui Gagal Wujudkan PSEL, Ternyata Ini Penyebabnya
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Berita Surabaya

Install
×