Kabar Duka: Ayah Korban Tabrak Lari di Kedung Asem, Kecamatan Rungkut yang Balitanya Tersangkut di Atap Mobil Meninggal

Tabrak Lari di Kedung Asem
Tabrak Lari di Kedung Asem

Infosurabaya : Satu keluarga di Jalan Raya Kedung Asem, Kecamatan Rungkut, Surabaya menjadi korban kecelakaan tabrak lari beberapa waktu lalu.

Salah satu korban yang masih balita, yakni Abizar Algivari Danendra meninggal dalam kondisi tersangkut di atap mobil penabrak lari. Keluarga tersebut pun kini kembali berduka.

Ayah dari Abizar dikabarkan meninggal di RSU dr Soetomo setelah sepekan menjalani perawatan luka di kepala akibat tertabrak. Hal itu diungkapkan oleh kakak korban Feri Budianto (41). “Adik saya (Sigit,red) meninggal dunia Sabtu (4/2) kemarin pukul 15.30 WIB,” ucap Feri, Minggu (6/2).

Tabrak Lari di Kedung Asem Rungkut

Dari pengakuan Feri, pihak keluarga sebetulnya tak kaget mendengar adiknya tersebut meninggal karena tim medis yang merawatnya menyampaikan bila kesempatan hidup untuk Sigit hanya 20 persen. “Sebanyak 20 persen itu dari Sigit dan Tuhan di sana,” ujarnya.

Feri pun menyampaikan kondisi memilukan yang dialami adik iparnya alias istri mendiang Sigit, yakni Sulistyowati yang kakinya terpaksa diamputasi dokter akibat insiden maut tersebut.

Feri hanya bisa pasrah dengan keadaan. Pihak keluarga akan fokus membesarkan anak sulung Sigit dan Sulistyowati bernama Barendra Tunggul Refano yang kini berusia sepuluh tahun.

“Kami fokus mengasuh anak Pak Sigit yang sulung. Namanya, Refa masih kelas 3 SD,” kata Feri.

Sebelumnya, satu keluarga menjadi korban kecelakaan di Jalan Raya Kedung Asem pada Jumat (14/1) pukul 21.40 WIB. Kondisi sang ayah, Sigit mengalami luka berat di bagian kepala dan istrinya, Sulistyowati luka-luka pada kakinya, sementara si anak yang masih balita, Abizar meninggal.

Mirisnya, tubuh balita tersebut tersangkut di atap kendaraan si penabrak yang melarikan diri setelah terjadinya kecelakaan tersebut.

Pelaku bernama Tommy Hariyanto Wijaya sempat menabrak beberapa kendaraan sampai akhirnya berhasil dihentikan di depan Kecamatan Rungkut. Di situlah, Tommy akhirnya bisa dihentikan dan dihalau. Kemudian, dia dibawa polisi untuk diamankan.