Close
Swipe Up to Read Content

Kemenparekraf: Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Budaya Baru Gerakkan Roda Perekonomian

👆🏽PROMO KLAIM GRATIS👆🏽
Kurleni Ukar, Deputi Bidang Kebijakan Strategis, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengatakan di masa pandemi agar roda perekonomian terus bergerak, masyarakat produktif, kuncinya penerapan protokol kesehatan.

“Penerapan protokol kesehatan harus menjadi budaya baru yang dijalankan oleh seluruh pihak untuk bangkit kembali dengan menciptakan peluang-peluang baru di era adaptasi new normal di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Kurleni Ukar di Manado, Sabtu (10/10/2020), dilansir Antara.

👆🏽PROMO KLAIM GRATIS👆🏽
👆🏽PROMO KLAIM GRATIS👆🏽

Hal senada dikatakan oleh Hassan Abud Direktur Pengendalian Kebijakan Strategis. Dia optimis daerah yang berhasil menerapkan protokol kesehatan akan berhasil mempertahankan status zona hijau, secara langsung akan mengembalikan kepercayaan wisatawan untuk berkunjung.

“Butuh kesadaran dan komitmen dari seluruh pihak, baik pemerintah daerah, pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, hingga masyarakat umum untuk menjadikan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) sebagai kebiasaan baru, dan 3T (testing, tracing, treatment) secara berkelanjutan,” katanya.

Hassan menambahkan, aspek kebersihan, kesehatan, keselamatan dan lingkungan (Cleanliness, Healthy, Safety, and Environment/CHSE) juga merupakan salah satu faktor penting yang berkontribusi pada peringkat Indonesia dalam Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI).

Kemenparekraf mengedukasi para pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian lebih pada hal ini, terutama di era normal baru.

👆🏽PROMO KLAIM GRATIS👆🏽
👆🏽PROMO KLAIM GRATIS👆🏽

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.