Close
Swipe Up to Read Content

Mahasiswa ITS Juara Desain Interior Flagship Store Perusahaan Jerman

Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya berhasil meraih juara desain interior salah satu bangunan cagar budaya yang digunakan untuk flagship store perusahaan asal Jerman.

Flagship store adalah sebuah toko yang tidak benar-benar menjual produk, tetapi lebih kepada ruang pameran untuk memperkuat citra di kalangan konsumen.

Ketiganya, masing-masing Anggit Kusuma Larasati, Muhammad Gibran, dan Sabrina Atika. Mereka mahasiswa semester 6 jurusan Desain Interior.

Ketiganya terpilih menjadi pemenang dari total 200 tim mahasiswa se-Jawa Timur terutama Surabaya dan Malang yang mengikuti Bosch Surabaya Interior Design Competition.

Anggit menyebut, desain dengan tema fuminate atau futuristik minimalis dan quality passionate itu hanya memakan waktu satu bulan pengerjaan.

“Desainnya lebih mengutamakan experience penggunanya. Dan sesuai pihak Bosch misal banyak experience areanya,” katanya.

Ia mengaku bangga mendapat kesempatan juara bersama kawan-kawannya untuk mendesain calon Kantor Bosch Surabaya salah satu bangunan cagar budaya menjadi Flagship Store.

“Kesulitannya cagar budaya kan gak boleh merubah arsitektur bangunannya, jadi kami sengaja gak mengubah banyak, dinding, lantai, dan plafon. Cuma menambah elemen beberapa. Jadi tetap memperhatikan Bosch bagian dari cagar budaya,” tandasnya.

Apalagi, desainnya yang akan dipakai untuk pembangunan kantor Bosch Surabaya. Realisasi itu diperkirakan memakan biaya Rp970 juta.

“Total 970 juta rupiah itu hasil hitungan kami (untuk realisasi bangunan desain). Dari Bosch dananya maksimal satu miliar batasnya,” tandasnya.

Selain tim Great Future itu, pemenang lainnya adalah tim JAB Studio dari Universitas Kristen Petra Surabaya dan tim Rendezvous dari ITS Surabaya, masing-masing peringkat kedua dan ketiga.

Pirmin Riegger, Managing Director, Bosch di Indonesia mengatakan, karya tim juara, tak hanya diimplementasikan menjadi flagship store terbesar di Jawa Timur, yang sekaligus berperan sebagai kantor Bosch di Surabaya. Rencananya, kreasi mahasiswa tersebut akan menjadi percontohan untuk gerai penjualan produk-produk Bosch di masa depan.(lta/iss/faz)

👆🏽PROMO GRATIS👆🏽

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *