Mahasiswa Surabaya Tewas Kecelakaan di Sidoarjo

  • Bagikan
Mahasiswa Surabaya Tewas Kecelakaan di Sidoarjo

Info Surabaya – Alifuddin Farruq Ridlo, mahasiswa asal Pagesangan, Kecamatan Jambangan, Surabaya meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Kedungwonokerto, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Minggu (27/6/2021).

Pemuda 21 tahun itu mengendarai sepeda motor Honda Beat L 6782 HI, berboncengan Ali Mustofa, pemuda 21 tahun asal Desa Gilang, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Alifuddin meninggal dunia, sementara Ali Mustofa mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat peristiwa nahas yang terjadi Minggu pagi. dikutip dari trubunjatim.

“Sepeda motor korban bertabrakan dengan mobil Toyota Rush bernopol W 1490 AF,” kata Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistyono.

Kronologinya, sepeda motor korban melaju dari Selatan. Sesampai di lokasi, tepatnya di depan Lapangan Kecamatan Prambon, menabrak Toyota Rush yang melaju dari arah berlawanan.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan beberapa saksi, sepeda motor sempat oleng ke kanan sehingga menabrak mobil dari arah berlawanan,” lanjut Sugeng.

Dugaan sementara, peristiwa itu terjadi akibat pengendara motor kurang hati-hati saat sehingga berjalan terlalu ke kanan dan bertabrakan dengan mobil dari arah berlawanan.

Tapi untuk memastikan semua terkait peristiwa ini, petugas masih terus melakukan penyelidikan.

“Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit, sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan petugas.

Kita masih menyelidiki penyebab pastinya,” imbuh Sugeng. Sabtu (26/6/2021) malam, kecelakaan maut juga terjadi di Prambon.

Tepatnya di Jalan Raya Watutulis, sebelah utara Klinik Pabrik Gula Watutulis, Prambon, Sidoarjo.

Seorang pelajar yang mengendarai sepeda motor meninggal dunia setelah tertabrak mobil elf di sana.

Korban diketahui bernama Lutfi Fajar, remaja 17 tahun asal Dusun Klagen, Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo.

Saat kejadian, dia mengendarai sepeda motor honda bernopol S 5972 QE.

Saat itu dia melaju dari Selatan. Tiba-tiba ada mobil Isuzu elf bernopol W 7081 Y melaju dari utara dan berada di jalur kanan karena mendahului kendaraan lain.

Mobil elf yang disopiri oleh Muhammad Handika Yoga, pemuda 23 tahun asal Kedinding, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, itu berjalan di jalur kanan karena mendahului kendaraan lain.

“Mobil elf itu terlalu ke kanan sehingga menabrak sepeda motor yang berjalan dari arah berlawanan,” ungkap Sugeng.

Kesimpulan sementara, hasil olah TKP dan berdasar keterangan para saksi, kecelakaan maut ini terjadi akibat pengemudi elf yang kurang hati-hati sehingga menabrak sepeda motor korban hingga mengakibatkan pelajar berusia 17 tahun itu meninggal dunia.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Berita Surabaya

Install
×