Masyarakat Rela Antre Demi Tukar Uang Baru di BI Jatim Sejak Gerbang Belum Dibuka

Masyarakat Rela Antre Demi Tukar Uang Baru di BI Jatim Sejak Gerbang Belum Dibuka

Antusiasme masyarakat dalam menukarkan uang baru sebagai bagian dari tradisi hari raya Idulfitri di Bank Indonesia (BI) Jawa Timur Jalan Pahlawan Surabaya pada hari ini, Sabtu (16/4/2022) sangat tinggi. Ratusan orang yang didominasi pengemudi kendaraan roda dua rela mengantre sejak pintu gerbang BI belum dibuka.

Pantauan suarasurabaya.net di lapangan, sejak pukul 06.00 WIB antrean mengular mulai sisi kanan monumen Tugu Pahlawan di Jalan Bubutan memutar hingga pintu masuk ke kantor BI Jatim di Jalan Pahlawan.

Tepat pukul 09.00 WIB pintu gerbang mulai dibuka dan petugas mulai mengatur kendaraan roda dua dan roda empat untuk melakukan penukaran uang secara drive thru.

Masyarakat yang antre harus mencelupkan jari kirinya dengan tinta sebagai penanda agar bisa menukar uang baru.

Arief, warga jalan Johor, Surabaya mengaku sudah antre sejak pukul 07.00 WIB. Ia hendak menukar uang sebesar Rp700 ribu dengan pecahan Rp2 ribu dan Rp5 ribu. Uang tabungan sebagai ojek online itu akan dibawa Arief mudik ke Nganjuk.

“Ya tuker di sini soalnya takut kalau yang di luar dapat yang palsu,” alasannya.

Sementara Tanti warga Kalibutuh yang antre sejak pukul 06.30 WIB dari atas motornya membawa uang Rp2 juta untuk ditukar. Nominal tersebut bukan hanya miliknya sendiri, tapi ada juga titipan dari saudaranya.

“Biar drive thru tapi antreannya panjang, mana puasa lagi,” keluhnya.

Kendati begitu Tanti memilih tetap menukar di BI Jatim karena tidak perlu mengeluarkan ongkos tambahan.

“Kalau di luar tukar seratus ribu bisa nambah dua puluh ribu,” ujarnya.

Sebelumnya, Budi Hanoto, Kepala Perwakilan BI Jatim, saat membuka Serambi Rupiah Ramadan seminggu lalu menyampaikan bahwa BI Jatim menyiapkan uang tunai sebanyak Rp12 triliun untuk memfasilitasi penukaran uang rupiah baru demi memenuhi kebutuhan masyarakat Surabaya selama bulan Ramadan.

Layanan penukaran secara drive thru tersebut dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu, yaitu tanggal 9, 10, 16, 17, 23, dan 24 April 2022.

Kegiatan penukaran dibagi menjadi 2 (dua) sesi, yaitu sesi I pukul 09.00 – 11.00 WIB dan sesi II pukul 13.00 – 15.00 WIB yang bertempat di KPwBI Provinsi Jawa Timur.

Untuk pemerataan penerima uang baru, setiap penukar hanya dapat menukar uang maksimal 3,8 juta rupiah yang terdiri dari maksimal 1 (satu) pak/bendel untuk masing-masing pecahan Uang Rupiah Kecil (UPK) dari Rp20.000,- sampai dengan pecahan Rp1.000,-.

Selain layanan drive thru, BI Jatim juga menyediakan layanan penukaran uang dengan metode dan jadwal penukaran yang berbeda.

Pertama, layanan penukaran melalui Mobil Kas Keliling khusus Ramadhan, dimana masyarakat dapat menukar uang rupiah di Museum De Javasche Bank (DJB) setiap hari Senin dan Perpustakaan Mayangkara setiap hari Rabu selama bulan Ramadhan. Pada layanan kas keliling dengan kuota penukar sebanyak 50 orang per kegiatan ini, penukar diwajibkan terlebih dahulu melakukan pemesanan slot penukaran melalui aplikasi PINTAR (https://pintar.bi.go.id).

Kedua, layanan penukaran di 290 titik kantor cabang perbankan yang tersebar di Surabaya, Bangkalan, Sumenep, Sampang, Pamekasan, Gresik, Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Sidoarjo, Jombang, dan Mojokerto.

Untuk mendapatkan informasi lengkap seluruh layanan penukaran uang rupiah tersebut, baik detail lokasi, jadwal hingga mekanisme penukaran uang, masyarakat dapat mengakses media sosial Bank Indonesia Jatim melalui akun instagram @bi_jatim.(man/dfn/ipg)

Berita Terbaru Terkait “Masyarakat Rela Antre Demi Tukar Uang Baru di BI Jatim Sejak Gerbang Belum Dibuka” Sudah Tayang Sebelumnya di Suara Surabaya Repost By © infosurabaya 2021