Memelihara Tidak Ribet dan Suka Diajak Bermain, Bikin Sugar Glider Makin Favorit Jadi Satwa Peliharaan

Memelihara Tidak Ribet dan Suka Diajak Bermain, Bikin Sugar Glider Makin Favorit Jadi Satwa Peliharaan
Memelihara Tidak Ribet dan Suka Diajak Bermain, Bikin Sugar Glider Makin Favorit Jadi Satwa Peliharaan
Novita Ratu Dia bermain bareng Steven, sugar glider kesayangannya yang sudah berumur enam tahun.

infoSURABAYA.com – Pandemi Covid-19 yang berjalan hampir memasuki tahun ke-3 tak bisa dielakkan telah mengubah pola hidup masyarakat, terutama karena harus lebih banyak menghabiskan waktunya hanya di rumah.

Salah satunya adalah dalam memelihara satwa rumahan. Belakangan yang jadi peliharaan tak cuma kucing atau anjing. Ragam satwa lain jenis reptile seperti kura-kura, kadal, iguana, dan siput kian akrab jadi peliharaan masyarakat.

Bahkan jenis satwa yang identik hewan berbisa seperti ular, scorpion, dan tarantula pun makin banyak disukai. Bagi yang menyukai binatang yang lucu dan berbulu, kelinci dan sugar glider jadi pilihannya.

Aneka jenis satwa itu menghiasi area Lower Ground Atrium Ciputra World Surabaya dalam gelaran Pet Alley yang berlangsung hingga Minggu (16/1/2022). Sebanyak 24 pengisi stan di pusat perbelanjaan di kawasan Surabaya Barat itu setiap harinya tak pernah sepi pengunjung.

“Awalnya saya tak begitu suka, tetapi karena suami sering bermain dengan sugar glider kok lucu dan imut, sekarang jadi suka,” kata Novita Ratu Dia, yang kini malah berbisnis sugar glider.

Sambil memamerkan Steven, salah satu sugar glider kesayangannya, Novita menyatakan memelihara sugar glider tidak ribet membuatnya jatuh cinta pada satwa mamalia tersebut.

Memelihara Tidak Ribet dan Suka Diajak Bermain, Bikin Sugar Glider Makin Favorit Jadi Satwa Peliharaan
Memelihara Tidak Ribet dan Suka Diajak Bermain, Bikin Sugar Glider Makin Favorit Jadi Satwa Peliharaan 1

Apalagi Steven berusia enam tahun ini juga suka saat diajak jalan-jalan. “Asal jangan sering terpapar matahari langsung, karena dia jenis hewan nocturnal. Jadi dia mainnya justru malam, kalau siang biasanya tidur,” paparnya.

Stan Friz Glide milik Novita banyak dikerumuni pengunjung sebab Novita bersama Afrizal Dzaini mendandani sugar glider dengan aneka aksesoris seperti topi dan juga ada yang memakai ‘baju’.

Menurut Novita, sugar glider bisa hidup sampai 20 tahun. “Tetapi jarang. Rata-rata hanya sampai 12 sampai 15 tahun,” paparnya.

Merawat hewan pemakan bubur dan serangga tersebut tidak sulit. Hewan yang banyak ditemukan di Papua ini hanya makan sekali yaitu pada malam hari.

“Makanannya cukup diberi bubur bayi,” imbuh Novita.

Sesekali, bisa diberi jangkrik. Apalagi kalau akan dikawinkan, jangkrik dipercaya bisa menambah birahi sugar glider jantan dan sang betina. Mereka akan kawin saat usia sang jantan enam hingga tujuh bulan. Sementara betina, harus lebih tua yaitu mulai umur delapan bulan.

Memelihara Tidak Ribet dan Suka Diajak Bermain, Bikin Sugar Glider Makin Favorit Jadi Satwa Peliharaan
Di Pet Alley juga ada kandang yang bisa digunakan anak-anak mengakrabkan diri dengan sugar glider.

“Walau hewannya imut, si betina suka yang brondong-brondong lho. Enggak biasa kalau jantannya lebih tua. Harus yang lebih muda darinya. Baru mereka bisa kawin,” cetus Novita sambil tertawa.

Sugar glider rupanya memiliki beragam jenis, mulai classic grey, leucistic, albino, hingga piebald dan lions. Bahkan karakternya juga berbeda. “Ini sama seperti anjing. Kalau enggak disebut namanya oleh tuannya, dia tidak akan ikut. Karena saat dipanggil, telinganya akan bergerak mencari tuannya,” tutur Novita.

Selain memajang aneka satwa, Pet Alley juga dimeriahkan lomba-lomba seperti misalnya kompetisi sugar gilder pada Minggu (9/1/2022). Jenis perlombaan antara lain Climbing Rope, Glide to Owner, Jogging Wheel, dan Makan Ulat Hongkong.

Di minggu berikutnya (16/1/2022), kompetisi khusus untuk reptil seperti lomba makan untuk kategori ular, salvator, dan iguana, serta Balap Gecko dan kura-kura.

“Sebagai salah satu lifestyle centre di Surabaya, kami berusaha terus memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama pecinta binatang peliharaan,” ujar Stephana Fevriera, Promotion Coordinator CWS.

Perempuan yang akrab disapa Riera ini menandaskan satwa-satwa lucu dan imut menjadi favorit sepanjang penyelenggaraan acara Pet Alley. “Masyarakat butuh penyaluran emosi saat tak bisa kemana-mana. Dan keberadaan hewan di rumah tentu bisa jadi hiburan tersendiri,” katanya. ana

Informasi ” Memelihara Tidak Ribet dan Suka Diajak Bermain, Bikin Sugar Glider Makin Favorit Jadi Satwa Peliharaan
Telah Tayang di : https://inisurabaya.com/2022/01/memelihara-tidak-ribet-dan-suka-diajak-bermain-bikin-sugar-glider-makin-favorit-jadi-satwa-peliharaan/