Meski Ditutup, Warga Nekat Berkunjung ke Jembatan Surabaya

  • Bagikan
Meski Ditutup, Warga Nekat Berkunjung ke Jembatan Surabaya

Surabaya – Warga Kota Surabaya beberapa hari terakhir nampak mendatangi kawasan jembatan Surabaya. Padahal jembatan tersebut telah ditutup oleh Pemkot Surabaya dalam kurun waktu lama.

Salah satu pengunjung bernama Yasmin, warga asli Surabaya yang sedang berswafoto dengan kedua temannya. Ia yang berprofesi sebagai seorang kasir ini memanfaatkan tempat ini untuk bersantai dan menikmati hari libur.

“Kebetulan hari ini kami bertiga libur. Jadi kami kesini saja. Motornya tadi ditaruh di ujung jembatan sana,” ungkap Yasmin saat ditemui di sekitar kawasan Jembatan Surabaya, Selasa (20/4/2021).

Yasmin mengaku, dirinya bersama ketiga temannya tersebut tidak mendapatkan cuti libur Lebaran pada tahun ini. Pasalnya, selain larangan langsung dari pemerintah, ia dan ketiga temannya tersebut juga dilarang bepergian ke luar kota oleh bos-nya. Pelarangan ini lantaran ada salah satu pegawai yang terkonfirmasi Covid-19 setelah kembali dari luar kota.

“Saya sama temen-temen ini kan satu kerjaan. Jadi waktu pemerintah kasi larangan mudik, orang-orang pada kesel. Kami sih biasanya karena dari awal udah dilarang sama bos. Yaudah gimana lagi mau nyari hiburan. Mending ke sini aja,” ujarnya

Selain Yasmin, pengunjung lainnya berna Eko juga membawa keluarganya untuk jalan-jalan di jembatan Surabaya. Alasannya pun sama, yakni mudik dilarang dan akhirnya ia memilih untuk memanfaatkan wisata kota yang kabarnya akan segera dibuka.

“Ya gimana lagi, kita ini mau mudik aja dilarang. Alternatif dari pemerintah juga wisata kota saja,” ujarnya.

Namun, Eko juga menjelaskan bahwa ia bersama keluarganya pun menjaga jarak dengan pengunjung lain. Mereka juga memakai masker dan membawa handsanitizer di dalam tas.

“Saya ketat mas kalau keluar rumah sama keluarga. Masker, cuci tangan, jaga jarak sama orang lain. Setidaknya kami ga abai sama protokol kesehatan,” kata Eko.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Surabaya A H Tony menyatakan bahwa Pemkot Surabaya harus lebih konsisten dalam penjagaan tempat wisata. Hal ini, lantaran wacana akan dibukanya tempat wisata masih belum dipastikan namun sudah ada warga yang berkunjung.

“Pemkot harusnya lebih konsisten untuk pembukaan atau penutupannya. Nah kalau memang dibuka pun harus menegakkan protokol kesehatan, disiagakan Satgas untuk mengawasi,” paparnya.

Kendati demikian, ia juga berpendapat bahwa kalau memang Jembatan Surabaya belum dibuka, maka harus ada ketegasan untuk melarang warga kota untuk berkunjung ke area tersebut.

“Seperti taman lansia kapan hari akhirnya dibuka, karena yang berkunjung kesana adalah orang-orang yang sudah lanjut usia. Nah kalau jembatan Surabaya ini dibuka, apa pertimbangannya. Jadi memang harus tegas dan konsisten,” pungkas Tony.

Informasi ” Meski Ditutup, Warga Nekat Berkunjung ke Jembatan Surabaya
Telah Tayang di : https://infosurabaya.id/2021/04/20/meski-ditutup-warga-nekat-berkunjung-ke-jembatan-surabaya/

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Berita Surabaya

Install
×