Pagar Gerbang Sebelah Barat Gedung Negara Grahadi Tumbang

  • Whatsapp

Unjuk rasa menolak Omnibus Law di Gedung Negara Grahadi yang didominasi massa berpakaian bebas berhasil merobohkan pagar gerbang barat Gedung Negara Grahadi.

Sejak sekitar pukul 12.00 WIB massa ini sudah sempat membuat kisruh. Mereka membunyikan sejumlah petasan dan berupaya merusak pagar kawat yang dipasang polisi.

Read More

Massa berpakaian bebas membakar tong sampah dan pembatas jalan. Foto: Anton suarasurabaya.net

Massa ini tampak tidak terkoordinir. Beberapa kali mereka mondar-mandir, bahkan sempat sepak bola di tengah Jalan Gubernur Suryo, ketika suasana sempat lengang.

Saat awal-awal mereka berhasil merusak sebagian pagar kawat berduri, polisi berhasil mengamankan tiga orang yang dianggap memprovokasi massa setelah sempat terjadi aksi kejar-kejaran di sekitar massa.

Kurang lebih pukul 13.30 WIB situasi kembali memanas. Karena tidak berhasil merusak pagar kawat, massa menarik pagar itu mundur mendekati trotoar Taman Apsari dan berhasil merusak semua pagar kawat.

Massa merangsek ke arah gerbang barat dan mulai menggoyang pagar gerbang yang cukup tinggi sampai pengaitnya lepas dan doyong. Massa lebih banyak menendang dan menaiki pagar itu sampai akhirnya tumbang.

Sejumlah anggota TNI AD dan Tim Pengendali Massa Polisi berupaya menghalau upaya massa dengan cara persuasif. Tapi massa terlalu besar. Sebagian massa juga sempat melempar benda apapun yang mereka temukan.

Kombes Pol Isir Kapolrestabes Surabaya pun berupaya berdiskusi dengan massa. Sampai akhirnya massa berkenan menyampaikan aspirasi melalui salah satu perwakilan salah satu mahasiswa.

Perwakilan mahasiswa ini meminta massa tidak melakukan tindak perusakan lebih jauh dan mengembalikan tujuan unjuk rasa ini pada penolakan Omnibus Law. Perwakilan mahasiswa itu meminta pihak Pemprov Jatim menemui pengunjuk rasa. (den/dfn)

Informasi Ini Sudah Tayang di : https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2020/pagar-gerbang-sebelah-barat-gedung-negara-grahadi-tumbang/

Related posts