Pelaku Kericuhan Aksi Di Surabaya Bukan Elemen Buruh

  • Whatsapp

Surabaya – Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan pelaku kerusuhan saat unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis, bukan dari elemen buruh.

“Ada beberapa anak-anak yang diamankan dan mengerti esensi dari gerakan ini. Kami masih mendalaminya. Yang jelas, bukan dari elemen buruh,” kata Kombes Truno.

Read More

Truno mengapresiasi buruh yang aksinya menolak UU Cipta Kerja berjalan kondusif. Namun, dia mengakui bahwa di lapangan ada beberapa evaluasi.

“Polda Jatim sudah mengantisipasi. Khusus di Surabaya dan Malang memang ada insiden butuh penindakan persuasif, namun juga tegas dan terukur,” katanya.

Mengenai berapa jumlah pelaku kerusuhan yang diamankan saat demo menolak UU Cipta Kerja, Kombes Truno belum mendapatkan datanya secara lengkap.

“Jumlah total, kami belum menerima data. Di depan Gedung Negara Grahadi ada seratusan orang yang diamankan, di Malang juga seratusan orang diamankan.

Sementara untuk motif pelaku dan dalang kerusuhan tersebut, pihak kepolisian masih mendalaminya.

“Saya belum bicara data karena masih ada pendalaman dari intel. Untuk hukuman, kita lihat ada pengerusakan fasilitas umum,” katanya.

Terhadap para pelaku kerusuhan, pihak kepolisian akan melakukan tes cepat. Jika ditemukan yang reaktif, maka segera dilakukan tes usap dan karantina jika ada yang ditemukan positif.

“Kami akan lakukan rapid tes kepada mereka, apabila ada yang reaktif, maka dites usap. Jika positif maka akan dikarantina. Prosesnya akan dilakukan penegakan hukum,” ucapnya.

Informasi “Pelaku Kericuhan Aksi Di Surabaya Bukan Elemen Buruh” Telah Tayang di infosurabaya.id

Related posts