Close
Swipe Up to Read Content

Manfaatkan Zakat ASN, Pemkot Surabaya Tebus Ijazah 729 Pelajar SMA Sederajat Senilai Rp1,7 Miliar

Pemkot Surabaya Tebus Ijazah 729 Pelajar SMA Sederajat
Pemkot Surabaya Tebus Ijazah 729 Pelajar SMA Sederajat
👆🏽PROMO KLAIM GRATIS👆🏽

SUKOLILO, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menebus sebanyak 729 ijazah milik pelajar SMA sederajat yang ada di kota pahlawan yang ditahan sekolah karena belum melunasi tunggakan administrasi SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) senilai Rp1,7 miliar.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan dana yang digunakan untuk menebus ijazah para siswa tersebut berasal dari zakat yang dibayarkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot yang selama ini dikelola Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Surabaya.

👆🏽PROMO KLAIM GRATIS👆🏽
👆🏽PROMO KLAIM GRATIS👆🏽

“Jadi dari 729 tadi, uang untuk menebus ijazah itu totalnya Rp1,7 miliar. Dari mana uangnya? dari Baznas. Baznas dari zakat para ASN. Inilah yang saya bilang membangun Surabaya melalui gotong-royong,” ujarnya usai penyerahan ijazah siswa yang sudah ditebus di Gedung Convention Hall Jalan Arif Rahman Hakim Surabaya, Selasa 14 Juni 2022.

Pemkot Surabaya Tebus Ijazah 729 Pelajar SMA Sederajat

Eri mengatakan, sebenarnya jumlah ijazah siswa yang ditahan lebih dari 729 pelajar, namun saat ini Baznas masih terus menyelesaikan proses klarifikasi jumlah ijazah pelajar tersebut.

Masih dalam proses klarifikasi yang dilakukan oleh Baznas,” jelas Cak Eri sapaan lekat Wali Kota Surabaya.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada ASN di lingkungan Pemkot Surabaya, karena penebusan ijazah tersebut menggunakan uang yang berasal dari zakat yang dibayarkan ASN melalui Baznas.

“Memang zakat adalah kewajiban, dan sekarang bisa dilihat bahwa zakat yang diberikan itu bisa membahagiakan sesama umat. Anak-anak kita yang tidak bisa mendapatkan ijazah, akhirnya hari ini bisa mendapatkan,” tegasnya.

Eri pun memastikan Pemkot akan terus membantu kesulitan pelajar SMA/SMK di Kota Surabaya meski Oleh sebabnya, Cak Eri memastikan, bahwa upaya untuk membantu kesulitan pelajar SMA/SMK sederajat di Surabaya akan terus dilakukan.

Meski SMA/SMK menjadi kewenangan provinsi, namun Pemkot Surabaya tetap memberikan perhatian penuh terhadap pendidikan anak-anak Surabaya.

“Harapannya tahun depan tidak ada lagi ijazah pelajar SMA sederajat yang ditahan oleh pihak sekolah. Kita juga terus lakukan dan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi. Semoga tidak ada lagi anak-anak Surabaya yang tidak bisa menebus ijazahnya karena ada hutang,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam penyerahan ijazah tersebut Wali Kota Eri Cahyadi bersama pengurus Baznas Surabaya secara langsung menyerahkan ijazah yang sudah ditebus itu kepada ratusan siswa.

👆🏽PROMO KLAIM GRATIS👆🏽
👆🏽PROMO KLAIM GRATIS👆🏽

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.