Pengamanan Menghadapi Kontijensi Terhadap Ancaman Terorisme Tim Ops dari Mabes Polri Datang Ke Polda Jatim

  • Whatsapp

Info Surabaya – Tim dipimpin BJP Drs. Imam Sayuti, S.H., M.Si Karobankum Divkum Polri bersama BJP Imam Widodo Danpaspelopor Korbrimob Polri, KBP Nanang Purnomo, S.H., M.H. jabatan Anjak Madya Korbinmas Baharkam Polri diterima Kapolda Jawa Timur yang diwakili oleh Plh. Karoops Polda Jatim KBP Drs. H.  Yudi Sumartono, M.M. dan Kompol Sumino, S.H., Kasubbagkoorprogmonev Bagkerma Roops Polda Jatim yang mendampingi Tim Pengamat dari Mabes Polri.

Pengamanan Menghadapi Kontijensi Terhadap Ancaman Terorisme

Tim Ops dari Mabes Polri berada diwilayah jajaran Polda Jatim selama 3(tiga) hari terhitung mulai tanggal 30 Desember 2020 sampai dengan 01 januari 2021 melakukan pengamatan pengamanan dalam menghadapi kontijensi terhadap ancaman terorisme dan pencegahan penyebaran covid-19 yang dilaksanakan diwilayah Polda Jatim dan jajarannya, dengan sasaran :

  1. Polrestabes Surabaya
  2. Polresta Mojokerto
  3. Polres Kabupaten Mojokerto
  4. Polres Bangkalan
  5. Polresta Pasuruan
  6. Polres Pasuruan Kabupaten,
  7. Polres Malang Kabupaten
  8. Polres Batu.

KBP Drs. Yudi Sumartono sebagai Plh. Karoops Polda Jatim mengatakan bahwa, pelaksanaan pengamanan menghadapi kontijensi terhadap ancaman terorisme dan pencegahan penyebaran covid-19 di jajaran Polda Jatim sampai saat ini sudah siap.

Hanya saja pernah ada satu kejadian kerumunan massa di wilayah hukum Pasuruan terkait sholat jenazah di masjid Jami al Anwar Kota Pasuruan dan pemakaman salah satu tokoh agama Habib Hasan Asegaf yang dihadiri oleh ribuan massa, namun karena antisipasi penanganan pengamanan fokus secara profesional dengan melibatkan Gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 Kota Pasuruan, dapat dikendalikan dengan aman tertib dan lancar.

Sementara itu, Brigadir Jenderal Polisi Drs. Imam Sayuti mengingatkan bahwa, pengamanan menghadapi kontijensi terhadap ancaman terorisme dan pencegahan penyebaran covid-19 di jajaran Polda Jatim sekarang ini pelaksanaanya berbeda dengan tahun – tahun  sebelumnya.

“Kalau pergantian tahun sebelumnya diberikan keleluasaan atau kelonggaran pada masyarakat untuk merayakan pergantian malam tahun baru, sedangkan pada pengamanan menghadapi kontijensi terhadap ancaman terorisme pada pergantian tahun saat ini, yang dibarengi dengan penyebaran virus covid-19, sehingga dalam pelaksanaan pengamanan mengedepankan konsep protokol kesehatan,” ungapnya.

Ditempat yang sama, BJP Drs. Imam Widodo,.SH,.MH menyebut, dalam pengamanan menghadapi kontijensi terhadap ancaman terorisme dan pencegahan penyebaran covid-19.

Polda Jatim harus mampu memberikan motivasi kepada jajarannya agar jangan ragu – ragu dalam menegakkan hukum terhadap ormas radikal dan terorisme.

“Sebagai anggota Polri harus bisa menempatkan diri disituasi manapun, pedomani NKRI dalam ciptakan  harkamtibmas, Optimalkan tugas bhabinkamtibmas dan beri kesejahteraan babinkamtibmas agar mampu ciptakan harkamtibmas, berdayakan fungsi Intelejen unt mendukung kondisi zona hijau dengan memerankan strategi intelegen untuk menekan covid-19 dan lakukan tindakan operasi yustisi,” beber Imam.

Dalam wawancara awak media dengan Kapolres Bangkalan AKBP Didik Harianto, terungkap bahwa, untuk mengurangi kerumunan massa pada perayaan malam pergantian tahun baru dibeberapa titik akan diberlakukan jam malam dengan cara menyekat pada akses jalan masuk kota dengan mendirikan Pos yang dijaga oleh personel gabungan TNI, Polri, dan unsur Instansi terkait.

“Dalam rangka mengantisipasi dampak pembubaran FPI Polresta Pasuruan melakukan koordinasi dengan tokoh tokoh agama dan ulama ulama yang pro maupun  kontra dengan FPI dengan mengedepankan pendekatan secara profesional, modern, terpercaya dan humanis,” ujar Kapolres.

Sedangkan untuk mengurangi kerumunan massa AKBP Arman,.SIK,.SH., menyebut, pada perayaan malam pergantian tahun baru dibeberapa titik jalur Polresta Pasuruan diberlakukan jam malam dengan cara menyekat pada akses jalan masuk kota dengan mendirikan Pos yang dijaga oleh personel gabungan TNI, Polri, dan unsur Instansi terkait.

senada Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq mengatakan bahwa, untuk mengantisipasi dampak pembubaran FPI Polres Pasuruan melakukan koordinasi dengan tokoh tokoh agama dan ulama ulama yang pro maupun  kontra dengan FPI dengan mengedepankan pendekatan secara profesional, modern, terpercaya dan humanis.

Sedangkan untuk mengurangi kerumunan massa pada perayaan malam pergantian tahun baru di beberapa titik jalur Polres Pasuruan diberlakukan jam malam dengan cara menyekat pada akses jalan masuk kota dengan mendirikan Pos yang dijaga oleh personel gabungan TNI, Polri, dan unsur Instansi terkait.

Kapolres Kabupaten Malang AKBP Hendry Umar,.SIK,.SH menegaskan, bahwa wilayah hukum Polres Malang Kabupaten selama pergantian tahun baru dijamin aman dan terkendali, baik dampak pembubaran FPI, teroris maupun kerumunan massa.

Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo SIK,.MH  pada saat pergantian tahun relatif sepi setelah  dilakukan rekayasa lalu lintas jalur menuju tempat tempat pariwisata dan koordinasi dengan wilayah polres samping.

Selama giat operasi tidak ada giat menonjol baik ancaman terorisme laka lantas, kemacetan serta gangguan lainnya.