Perjalanan Transportasi Umum Turun Signifikan Selama Larangan Mudik

  • Bagikan
Perjalanan Transportasi Umum Turun Signifikan Selama Larangan Mudik

Kementerian Perhubungan mencatat penurunan penggunaan transportasi secara signifikan di semua moda oleh masyarakat selama masa peniadaan mudik.

“Catatan kami sampai dengan tanggal 11 Mei 2021, tercatat di masa peniadaan mudik ini terjadi penurunan aktivitas perjalanan menggunakan transportasi umum sangat signifikan,” kata Adita Irawati Juru Bicara Kementerian Perhubungan dalam konferensi pers virtual Satgas Covid-19, dilansir Antara.

Untuk angkutan jalan turun sekitar 86 persen jika dibandingkan masa pengetatan syarat perjalanan. Sedangkan angkutan penyeberangan terjadi penurunan sekitar 62 persen, angkutan laut 30 persen dan kereta api 88 persen pada periode 6-11 Mei 2021.

Masa peniadaan mudik sendiri diberlakukan pada 6-17 Mei 2021.

“Yang memang paling signifikan adalah angkutan udara turun hingga 93 persen jika dibandingkan masa pengetatan syarat perjalanan,” kata Adita.

Penurunan di semua moda transportasi itu mengindikasikan bahwa masyarakat mematuhi ketentuan yang ada untuk mencegah penularan Covid-19 lebih besar.

Pemerintah saat ini tengah mengantisipasi mobilisasi masyarakat usai Lebaran, mengingatkan diperkirakan terdapat 1,5 juta orang yang melakukan perjalanan ke luar Jabodetabek.

Untuk itu, Satgas Penanganan Covid-19 telah mengantisipasi lonjakan perjalanan arus balik usai Lebaran dengan keluarnya Surat Kepala Satgas Penanganan Covid-19 tentang Antisipasi Perjalanan Masyarakat pada Arus Balik Idul Fitri 2021.

Di dalam surat itu pemerintah daerah khususnya di Sumatera yang mengalami peningkatan kasus, wajib melakukan pemeriksaan secara teliti terhadap dokumen perjalanan seperti hasil tes PCR maupun tes cepat atau rapid test antigen dan GeNose dari pelaku perjalanan dalam masa arus balik.(ant/dfn/ipg)

Berita “Perjalanan Transportasi Umum Turun Signifikan Selama Larangan Mudik” Sudah Tayang Sebelumnya di Suara Surabaya

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Berita Surabaya

Install
×