Selalu Salah di Mata Majikan, ART di Surabaya Dianiaya

  • Bagikan
Selalu Salah di Mata Majikan, ART di Surabaya Dianiaya
Selalu Salah di Mata Majikan, ART di Surabaya Dianiaya

Surabaya – Polrestabes Surabaya mengungkap kasus penganiayaan oleh seorang majikan berinisial FF (53) kepada asisten rumah tangga (ART) di Surabaya. Tindakan tersebut dilakukan dengan motif kesal, karena tersangka menganggap korban selalu mengerjakan pekerjaan rumah tidak benar atau bermalas – malasan.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian P., S.I.K., M.H., didampingi Kanit PPA dan Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya saat memimpin Konferensi Pers ungkap kasus tersebut di depan Gedung Anindita, Rabu (19/05/2021), menjelaskan terkait kronologi kejadian penganiaan terhadap korban.

Korban diketahui kesehariannya bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah tersangka sejak April 2020. Selama bekerja, tersangka sering melakukan tindak kekerasan fisik kepada korban sampai pada Mei 2021. Sehingga korban menderita luka-luka di seluruh tubuh hingga sempat dirawat di sebuah Rumah Sakit di Surabaya.

“Tindakan kekerasan tersebut dilakukan dengan tangan kosong dan juga menggunakan beberapa alat yang telah diamankan oleh petugas sebagau barang bukti,” jelas Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian P.

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas diantaranya sebuah setrika, pipa paralon putih sepanjang 56cm dan 150 cm, selang air warna hijau sepanjang 56 cm, dan selang air sepanjang 750 cm.

Berdasarkan laporan yang didapat melalui Liponsos, korban diantarkan oleh tersangka ke Liponsos dengan dugaan gangguan kejiwaan. “Sebaliknya, pihak Liponsos mendapati fakta bahwa korban mendapat perlakuan yang tidak manusiawi,” lanjut AKBP Oki Ahadian P.

Setelah dilakukan penyelidikan terhadap beberapa saksi. Diketahui bahwa tersangka adalah majikan dari korban. Pada saat proses penyelidikan, tersangka sempat menyangkal. Namun, pada akhirnya tersangka mengakui atas perbuatan kekerasan tersebut.

Akibat tindakan kekerasannya, tersangka dikenakan pasal melakukan kekerasan secara fisik dalam rumah tangga dan atau penganiayaan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 ayat 1 dan 2 UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, dilapis Pasal 351 ayat 2 KUHP. Dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Informasi ” Selalu Salah di Mata Majikan, ART di Surabaya Dianiaya
Telah Tayang di : http://surabayaraya.com/selalu-salah-di-mata-majikan-art-di-surabaya-dianiaya/

Cari Berita Terkait Selalu Salah di Mata Majikan, ART di Surabaya Dianiaya
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Berita Surabaya

Install
×