Tak Hanya Abadikan Gedung Bersejarah, Pelukis Madiun Ini Bertekad Kenalkan Wayang ke Generasi Milenial Lewat Karya Lukisnya

  • Bagikan
Tak Hanya Abadikan Gedung Bersejarah, Pelukis Madiun Ini Bertekad Kenalkan Wayang ke Generasi Milenial Lewat Karya Lukisnya
Tak Hanya Abadikan Gedung Bersejarah, Pelukis Madiun Ini Bertekad Kenalkan Wayang ke Generasi Milenial Lewat Karya Lukisnya
Para perupa anggota Komunitas Pelukis Cat Air berpose di depan gedung bersejarah Balai Pemuda Surabaya.

infoSURABAYA.com – Tak hanya Nanang Widjaja. Keinginan mengabadikan gedung bersejarah di Kota Surabaya ternyata juga ada di angan Djoko Harijanto, pelukis asal Jakarta yang juga gabung di pameran ‘MIR4CULOUS TRUST’.

Hujan yang mengguyur Kota Surabaya pagi hari itu tidak menyurutkan semangat para perupa cat air ini. Mereka lesehan di sepanjang pedestrian di Jl Gubernur Suryo dan mengabadikan bangunan Balai Pemuda di depannya.

Meski punya rumah di Surabaya, Djoko sangat antusias bersama para perupa anggota Komunitas Pelukis Cat Air lainnya menatap titi yang sama, gedung Balai Pemuda.

“Ini kan bentuk kebersamaan. Karena Kolcai ini organisasi yang ada di seluruh Indonesia dan guyup,” tandas Djoko yang bakal balik ke Jakarta pada Jumat (19/3/2021).

Dia mengaku senang bisa gabung di Kolcai. “Di sini (Kolcai) teman banyak. Jadi kalau ada yang lagi di Surabaya ketemu lalu melukis bareng. Kebetulan dari Jakarta saya bisa ikutan berpartisipasi. Sebaliknya kalau ada teman ke Jakarta, bisa bikin acara di sana,” tuturnya.

Tak Hanya Abadikan Gedung Bersejarah, Pelukis Madiun Ini Bertekad Kenalkan Wayang ke Generasi Milenial Lewat Karya Lukisnya

Mengenai kegiatan pameran lukisan ‘MIR4CULOUS TRUST’ yang disajikan iniSurabaya.com, Djoko menyatakan sangat positif. Sebab, menurut Djoko, perupa juga perlu peran media untuk mengkomunikasikan karya mereka ke penikmat seni.

“Kegiatan yang dilakukan dengan media (iniSurabaya.com) ini luar biasa. Saya harapkan tidak berhenti sampai di sini,” cetusnya.

Antusiasme yang sama juga ditunjukkan pelukis senior yang akrab disapa Pak Te. Pria asal Madiun ini menyatakan sudah banyak mengabadikan sudut-sudut Kota Surabaya.

Meski begitu tak menyurutkan keinginan pria yang kini menetap di kawasan Rungkut, Surabaya ini untuk gabung dalam plain air tersebut.

“Saya sudah melukis TPI (tempat pelelangan ikan), Jalan Pahlawan, Gunungsari. Surabaya itu banyak objek menarik untuk dilukis. Semua punya sisi menarik,” katanya penuh semangat.

Pelukis berambut putih ini lalu memaparkan keinginan besarnya mengenalkan tokoh-tokoh pewayangan pada generasi milenial melalui karya lukisnya.

“Wayang ini kan warisan budaya yang sudah mendunia. Jadi anak muda sekarang harus memahami dan mengenalnya,” tandas Pak Te.

Dia menambahkan, anak muda tidak perlu memahami terlalu dalam mengenai seni pewayangan. “Cukup mengenal saja cukup. Sebab memahami wayang itu memang perlu waktu panjang. Paling nggak saya bisa beri wacana bahwa kita punya wayang yang patut dibanggakan karena mendunia,” ucapnya.

Tak Hanya Abadikan Gedung Bersejarah, Pelukis Madiun Ini Bertekad Kenalkan Wayang ke Generasi Milenial Lewat Karya Lukisnya

Di tempat yang sama, Budi Bi, koordinator pelukis pada pameran ‘MIR4CULOUS TRUST’ ini menyatakan agenda plain air ini sekaligus sebagai sambutan bagi para pelukis luar kota yang turut serta dalam pameran tersebut.

“Sudah di Surabaya masak nggak gambar ikon Surabaya,” cetusnya.

Mengenai dipilihnya Gedung Balai Pemuda untuk kegiatan plain air, Budi Bi mengaku bangunan bersejarah itu yang paling dekat dengan hotel tempat pameran dan tempat inap pelukis dari luar kota. “Tinggal Tinggal jalan kaki saja sudah sampai,” katanya sambil tertawa.

Namun, Budi Bi juga akan mengajak kembali rekan-rekannya tersebut ke berbagai lokasi lainnya, seperti Kya-kya Kembang Jepun, Ampel, dan Jembatan Merah.

“Saya akan ajak ke tempat-tempat bersejarah dan unik,” imbuhnya.

Budi Bi lalu memaparkan agenda lain selama gelar pameran ‘MIR4CULOUS TRUST’. “Kami akan adakan melukis model dan melukis di atas kertas sepanjang 6 meter,” tegasnya. ana

Informasi ” Tak Hanya Abadikan Gedung Bersejarah, Pelukis Madiun Ini Bertekad Kenalkan Wayang ke Generasi Milenial Lewat Karya Lukisnya
Telah Tayang di : https://inisurabaya.com/2021/03/tak-hanya-abadikan-gedung-bersejarah-pelukis-madiun-ini-bertekad-kenalkan-wayang-ke-generasi-milenial-lewat-karya-lukisnya/

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Berita Surabaya

Install
×