Tingkatkan Kualitas Profesional, 11 Anggota PHMI Ikutan Uji Kompetensi BNSP

  • Bagikan
Tingkatkan Kualitas Profesional, 11 Anggota PHMI Ikutan Uji Kompetensi BNSP
Tingkatkan Kualitas Profesional, 11 Anggota PHMI Ikutan Uji Kompetensi BNSP

infoSURABAYA.com – Menyadari pentingnya peningkatan kualifikasi diri, sebanyak 12 anggota Perkumpulan Hotel & Media Indonesia ikut uji kompetensi yang digelar BNSP dan Lembaga Sertifikasi Profesi ‘Public Relation’ Nusantara di Hotel Zoom, Jumat (16/4/2021).   

Melalui uji kompetensi ini seseorang karyawan diharapkan memiliki ‘nilai tambah’, baik untuk diri sendiri maupun tempatnya bekerja. Sehingga yang bersangkutan punya kepercayaan diri lebih kuat karena sudah dapat ‘pengakuan’ dari lembaga yang berkompeten.

“Saat uji kompetensi tadi kami diberi pembekalan tak hanya soal marketing, tetapi juga bagaimana memberi kontribusi pada tempat kita bekerja,” tandas Mulan, Marketing Manager Hotel Zoom.

Tingkatkan Kualitas Profesional, 11 Anggota PHMI Ikutan Uji Kompetensi BNSP

Selama pembekalan, lanjut Mulan, peserta makin mendalami detil pekerjaan yang setiap hari dijalani. “Manfaat banyak. Kami jadi lebih siap hadapai komplain atau bahkan meminimalisir komplain. Diajari bagaimana caranya agar jangan sampai ada komplain dari tamu,” urainya.

Mulan menyatakan, pihak asesor juga memberi arahan dan ajarkan pada peserta cara mencegah timbulnya permasalahan di hotel. “Caranya ya dengan beri pelayanan-pelayanan yang bagus!” tegas Mulan yang juga Ketua PHMI dari unsur hotel.

Mulan mengaku, peserta uji kompetensi yang baru pertama kali diikuti anggota PHMI ini sebanyak 25 orang. Tetapi, di saat kegiatan berlangsung 11 orang ijin karena ada tugas yang tak bisa ditinggalkan.

“Untuk pelaksanaan uji kompetensi bagi 11 orang yang berhalangan itu akan dijadwalkan ulang pada agenda uji kompetensi berikutnya,” katanya.

Pengakuan senada dilontarkan anggota PHMI lain yang menjalani uji kompetensi dari pagi hingga siang hari. “Ini kan wujud apresiasi, penghargaan buat kami sebagai marketing yang sudah menjalani pekerjaannya secara profesional,” kata Eenk Zo, Marcomm Manager Hotel Harris Bundaran Satelit Surabaya.
senada dengan Mulan, uji kompetensi ini ditekankan Eenk uji kompetensi ini memberi manfaat positif bagi semua peserta. “Ini kan salah satu tanda bahwa kami sudah kompeten untuk di bidang marketing,” tuturnya.

Pria yang sudah bekerja selama belasan tahun di dunia perhotelan ini menyatakan tak ada yang susah saat menjalani uji kompetensi. “Karena yang diujikan kan sudah kami jalani setiap harinya. Jadi tidak ada yang membingungkan sama sekali,” cetusnya.

Uji kompetensi tersebut, kata Eenk, untuk memastikan bahwa seseorang sudah benar-benar mengetahui dari awal hingga akhir apa saja yang mesti dilakukan untuk setiap pekerjaan masing-masing.

“Nggak ada yang susah ya. Karena kan di awal juga sudah diberi pembekalan macam-macam oleh asesornya, termasuk tindakan standar yang harus dilakukan untuk ‘handled complain’,” ujar Agnes Indah Swandayani, PR Yello Hotel Jemursari Surabaya.

Ditanya terkait manfaat untuk pribadi, Agnes spontan menjawab,”Setelah lolos uji kompetensi ini jadi makin yakin bahwa saya bukan PR abal-abal. Karena yang uji kan langsung dari BNSP,” ucapnya sambil tertawa.

Jadi, lanjut Agnes, yang lolos uji kompetensi tersebut dijamin sudah menguasai pekerjaannya. “Dan kalau mau naik ke jenjang berikutnya sudah tidak diragukan kemampuannya,” urainya.

Tingkatkan Kualitas Profesional, 11 Anggota PHMI Ikutan Uji Kompetensi BNSP

Tahapan ISO 
Sementara Arsieh dari LSP PR Nusantara mengungkapkan bahwa sertifikasi profesi ini merupakan bagian penting dalam tahapan ISO yang nantinya dilakukan pelaku industri, termasuk industri perhotelan.

“Pada saatnya nanti hotel melakukan ISO. Dan salah satu syaratnya adalah semua SDM yang ada di lingkup organisasi perhotelan punya kompetensi di jenjang masing-masing,” tegas Arsieh yang juga anggota Dewan Pakar PHMI.

Ditambahkan Arsieh, dengan sertifikasi ini setidaknya pihak perhotelan sudah menyiapkan satu karyawannya yang memiliki sertifikat professional di bidang ke-PR-an. “Diharapkan karyawan lainnya pun mengikuti juga,” tegasnya.

Arsieh menyataka pula bahwa industri di era 4.0 mensyaratkan semuanya memilki bukti atas ketrampilan pada profesi yang dimiliki oleh seorang karyawan. “Intinya setiap pembelajaran yang dijalani seseorang tidak berhenti di pelatihan, tetapi juga di uji kompetensinya,” paparnya.

Tingkatkan Kualitas Profesional, 11 Anggota PHMI Ikutan Uji Kompetensi BNSP
Arsieh, anggota Dewan Pakar PHMI (kanan) sedang memberikan arahan kepada peserta uji kompetensi

Manfaat lain, kata Arsieh, mereka yang sudah lolos uji kompetensi ini juga punya kemampuan memberikan quality control pada saat tempatnya bekerja melakukan aktivitas tertentu sehingga seluruh jajaran berlomba untuk meningkatkan produknya yang diberikan kepada publik.

“Intinya apa yang ditawarkan itu bisa sama dengan yang diberikan ke tamu (publik), sehingga bisa makin profesional dan memberikan layanan yang prima,” pungkasnya. dit

Informasi ” Tingkatkan Kualitas Profesional, 11 Anggota PHMI Ikutan Uji Kompetensi BNSP
Telah Tayang di : https://inisurabaya.com/2021/04/tingkatkan-kualitas-profesional-11-anggota-phmi-ikutan-uji-kompetensi-bnsp/

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Berita Surabaya

Install
×