Transformasi Digital Produk Herbal Tradisional Penting Dihadirkan di Era Digitalisasi Masa Depan

  • Bagikan
Transformasi Digital Produk Herbal Tradisional Penting Dihadirkan di Era Digitalisasi Masa Depan

Transformasi digital berbagai bidang perlu dilakukan menjawab tantangan digitalisasi di era masa depan. Termasuk digitalisasi pada produk herbal dan obat-obatan tradisional.

“Indonesia memiliki ribuan herbal bermanfaat yang dapat digunakan sebagai bahan obat-obatan tradisional. Ini anugerah Tuhan yang perlu dijaga keberadaannya, dan kelestariannya. Digitalisasi ini sangat bermanfaat,” terang Benny Lianto Rektor Ubaya, Sabtu (11/12/2021).

Benny menambahkan, di masa pandemi Covid-19 ternyata ada catatan bahwa kebutuhan obat tradisional meningkat cukup tinggi. Masyarakat membutuhkan jawaban atau data terkait dengan obat tradisional yang mereka konsumsi.

“Ini fakta yang luar biasa, dan oleh karena itu kebutuhan digitalisasi sangat penting diwujudkan agar masyarakat tidak keliru mendapatkan informasi,” tambah Benny.

Wahyu Widodo Direktur Bisnis Suara Surabaya Media menambahkan bahwa di masa pandemi Covid-19 media massa memang terlihat mulai mengambil peran.

Dicontohkan di sejumlah kota di timur Jawa, muncul puluhan radio ilegal yang secara aktiv menginformasikan tentang berbagai obat herbal atau jamu tradisional untuk imunitas tubuh.

“Kalau sudah seperti itu, maka masyarakat memang butuh jawaban tepat dan benar. Kebutuhan masyarakat untuk sehat di masa pandemi ini sangat besar, dan memang dibutuhkan kanal yang secara mudah bisa diakses masyarakat, dan tentu saja dalam format digital agar ke depan tetap menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Wahyu Widodo.

Sementara itu, disampaikan Apt. Dra. Dwiana Andayani Direktur Registrasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM menegaskan bahwa masyarakat tetap perlu dibentengi terkait pilihan produk-produk termasuk produk herbal dan obat tradisional agar masyarakat tidak salah pilih.

“Masyarakat perlu dibentengi terkait informasi positif dalam kaitannya dengan produk-produk, termasuk produk herbal dan obat tradisional. Ini penting juga dipahami masyarakat di era digital, ” ujar Dwiana Andayani.

Transformasi digital herbal dan obat tradisional dalam bentuk aplikasi Jamoetics, dihadirkan Sabtu (11/12/2021) oleh tim peneliti Universitas Surabaya.

Sebuah platform informasi herbal digital yang menyediakan berbagai informasi soal herbal, manfaat dan kegunaannya. Termasuk kebutuhan informasi dari pakar dan para ahli terkait herbal dan obat tradisional.(tok/wld/ipg)

Berita Terbaru Terkait “Transformasi Digital Produk Herbal Tradisional Penting Dihadirkan di Era Digitalisasi Masa Depan” Sudah Tayang Sebelumnya di Suara Surabaya Repost By © infosurabaya 2021

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Berita Surabaya

Install
×