Tujuh Desa di Cerme Gresik Tergenang Banjir 11 hari

  • Whatsapp

Tujuh desa di Kecamatan Cerme, Gresik tergenang banjir sejak sebelas hari lalu. Suyono, Camat Cerme, Kabupaten Gresik pada Rabu (6/1/2021) mengatakan, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi dan meluapnya Kali Lamong.

Tujuh desa yang banjir adalah Desa Iker-Iker Geger, Guranganyar, Pandu, Jono, Tambak Beras, Banjarsari, dan Dungus.

Bacaan Lainnya

Berikut rincian dampak banjir di desa-desa tersebut:

1. Desa Iker-Iker Geger
Air menggenangi sawah seluas 80 hektar dan tambak 104 hektar.

2. Desa Guranganyar
Air menggenangi 80 rumah dengan ketinggian air 20-40 centimeter, sawah seluas 40 hektar serta tambak 40 hektar.

3. Desa Pandu
Air menggenangi Sawah seluas 25 hektar, tambak 75 hektar serta JPD sepanjang 80 meter dengan ketinggian air 25 centimeter.

4. Desa Jono
Air menggenangi 160 rumah dengan ketinggian air 15-20 centimeter, tambak seluas 150 hektar serta jalan lingkungan sepanjang 1.900 meter dengan ketinggian air 15-20 centimeter.

5. Desa Tambak Beras
Air menggenangi 300 rumah dengan ketinggian air 10-45 centimeter, Tambak seluas 400 hektar, JPD sepanjang 2.500 meter dengan ketinggian air 20-50 centimeter, jalan lingkungan sepanjang 700 meter dengan ketinggian air 10-45 centimeter serta Jalan Raya Tambak Beras-Cerme sepanjang 100 meter dengan ketinggian air 5 centimeter.

6. Desa Banjarsari
Air menggenangi sawah seluas 7 hektar dan tambak 250 centimeter.

7. Desa Dungus
Air menggenangi rumah 70 rumah dengan ketinggian air 10 centimeter, sawah atau tambak 20 hektar, JPD sepanjang 500 M dengan ketinggian air 10-30 centimeter serta jalan lingkungan sepanjang 200 M dengan ketinggian air 20 centimeter.

Suyono menambahkan, sedangkan situasi wilayah yang lain di Kecamatan Cerme masih aman.(iss)

Informasi Ini Sudah Tayang di : https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2021/tujuh-desa-di-cerme-gresik-tergenang-banjir-11-hari/

Pos terkait