UPN Jatim Masih Sediakan Kuota KIP di Jalur Mandiri

  • Bagikan
UPN Jatim Masih Sediakan Kuota KIP di Jalur Mandiri
UPN Jatim Masih Sediakan Kuota KIP di Jalur Mandiri

Info Surabaya Terima 630 Peserta Pemegang KIP, UPN Jatim Masih Sediakan Kuota KIP di Jalur Mandiri, Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPNV) Jawa Timur menerima 630 peserta SBMPTN pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

KIP Kuliah merupakan jaminan negara untuk keberlangsungan kuliah bagi mahasiswa yang memenuhi syarat ekonomi dan akademik dengan memberikan pembebasan biaya kuliah dan bantuan biaya hidup bulanan.

Rektor UPN Jatim, Prof Dr Ir Akhmad Fauzi MMT menjelaskan tahun ini peminat SBMPTN di UPN V Jatim mencapai peminat 21.773, meningkat sebanyak 41 persen dari pendaftar tahun lalu yang hanya 15.472 peserta.

Kuota KIP di Jalur Mandiri UPN Jatim 

“Dari banyaknya peminat itu, afa 2.655 peserta yang lolos SBMPTN dan 630 di antaranya adalah pemegang KIP Kuliah,”ujarnya, Selasa (15/6/2021).

Jumlah ini dikatakan Prof Fauzi telah melebihi kapasitas yang diberikan kementrian yaitu 473 mahasiswa baru. Padahal, di jalur SNMPTN UPNV Jatim menerima peserta KIP Kuliah sebanyak 90 orang.

“Rencananya kami akan menerima sekitar 50 pemegang KIP Kuliah di jalur mandiri juga. Jadi kami akan mengajukan tambahan untuk KIP Kuliah sekitar 500 peserta,” urainya.

Dikatakan Prof Fauzi, penambahan ini sangat mungkin direalisasikan karena tahun lalu UPNV Jatim menerima hingga 900 pemegang KIP Kuliah.

Namun, menurut Prof Fauzi pendaftar KIP Kuliah tahun ini memang berkurang dibandingkan tahun lalu.

“Pertimbangan memberikan KIP sebagai bantuan bagi mahasiswa tidak mampu untuk bisa tetap kuliah. Apalagi kami punya kewajiban memberikan daya tampung untuk afirmasi hingga 20 persen,” lanjutnya.

Pemegang kartu KIP Kuliah yang mendaftar di UPNV Jatim, dikatakan Prof Fauzi memiliki kesempatan memilih semua program studi yang ada di UPN. Termasuk di program studi baru, yaitu Pariwisata, Sains Data dan Teknik Mesin.

Untuk jurusan yang banyak diminati di SBMPTN, trennya biasanya mengikuti juga di jalur mandiri. Seperti di bidang Soshum favoritnya Manajemen, Akuntansi dan Ilmu Komunikasi. Untuk Saintek biasanya Teknik Informatika, Teknik Industri, dan Agroteknologi,” lanjutnya dikutip dari surabaya.tribunnews.com.

Untuk jalur mandiri, daya tampungnya mencapai 1.524 mahasiswa baru, dengan 750 maba dari bidang Saintek dan 774 sisanya dari bidang Soshum.

“Seleksi mandiri ada tiga jalur, Jalur prestasi di rangking berdasarkan, kemitraan, dan reguler. Untuk jalur reguler seleksinya memakai hasil UTBK dan nilai rapor. Dan kuota jalur Reguler 80 persen dari kuota jalur mandiri,”urainya.

Sementara itu, pendaftaran seleksi mandiri jalur prestasi dan kemitraan telah dibuk sejak 1 Juni hingga 24 Juni 2021.  Sementara jalur Reguler mulai dibuka pada 19 Juni sampai 9 Juli 2021. (*red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Berita Surabaya

Install
×