Wajib! Pengunjung Diskotik dan Karaoke Harus Tunjukkan KTP, Ini Alasannya

  • Bagikan
Wajib! Pengunjung Diskotik dan Karaoke Harus Tunjukkan KTP, Ini Alasannya

infoSURABAYA.com – Tak hanya bioskop. Pemerintah Kota Surabaya siap-siap memberi ijin sejumlah rumah hiburan umum (RHU) lain seperti karaoke, diskotik, pub, dan tempat pijat.

Tetapi, pengelola RHU wajib mematuhi SOP yang sudah ditentukan Pemkot Surabaya, diantaranya adalah jam operasional bagi RHU ini hanya diperbolehkan sampai pukul 22.00.

Menurut Irvan Widyanto, Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Surabaya, ketentuan mengenai jam operasional itu berdasar ketetapan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta Keputusan Gubernur Jatim.

Irvan menambahkan, Pemkot Surabaya kini juga sedang menggodok rencana operasionalisasi event yaitu dengan syarat harus digelar secara out door (luar ruangan).

Irvan menekankan, kembali dibuanya RHU di Kota Surabaya ini merupakan bukti kelonggaran Pemkot Surabaya kepada para pengusaha yang sudah selama setahun menutup usahanya akibat pandemi Covid-19.

Terkait operasionalisasi bioskop, Irvan menegaskan, pihaknya tidak mengizinan penonton membawa makanan dan minuman ke dalam studio. “Selama menonton harus tetap pakai masker, jadi makanan dan minuman di dalam studio tetap tidak diperbolehkan,” tandas Irvan yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Kota Surabaya.

Ajukan Assesment
Irvan mengungkapkan pula bahwa puluhan RHU sudah mengajukan assessment. Artinya mereka sudah siap kembali beroperasional dengan protokol kesehatan (prokes) ketat.

“Sudah kami list untuk dilakukan assesment. Sekitar 45-50, termasuk bioskop,”  ungkapnya.

Namun, saat nantinya disosialisasikan kepada pengusaha, ada beberapa hal-hal prinsip yang tidak boleh diubah. “Jadi ada hal-hal prinsip yang tidak boleh dihilangkan, salah satu contohnya adalah kewajiban memastikan karyawan bekerja dalam keadaan sehat,” tuturnya.

Jika karyawan tersebut merupakan warga Surabaya, berdasarkan arahan Wali Kota Eri Cahyadi, dipersilakan periksa ke puskesmas untuk mendapat hasil swab PCR. Kemudian periksa 14 hari untuk memastikan kondisi dalam keadaan sehat secara real time, dan tidak menutup kemungkinan memakai rapid antigen.

“Hal prinsip lain, ketika berkunjung ke diskotik, bar, karaoke, dan sebagainya tamu wajib menunjukkan bukti identitas diri yang jelas. Karena ini untuk kepentingan tracing, untuk kepentingan keselamatan,” imbuhnya.

Irvan juga mengingatkan agar masyarakat tidak memakai KTP orang lain untuk mendaftarkan atau datang di RHU. Harus menunjukkan identitas asli untuk mempermudah jika dilakukan tracing.

“Ketika ada apa-apa itu kami lakukan tracing, itu untuk memutus mata rantai penyebaran. Hal-hal ini harus dipahami dan ini semata-mata untuk keselamatan kita bersama,” urainya. ana

#diskotik #kafe #karaoke #pantipijat #rumahhiburanumum

 

Informasi ” Wajib! Pengunjung Diskotik dan Karaoke Harus Tunjukkan KTP, Ini Alasannya
Telah Tayang di : https://inisurabaya.com/2021/03/wajib-pengunjung-diskotik-dan-karaoke-harus-tunjukkan-ktp-ini-alasannya/

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Berita Surabaya

Install
×