Warga Surabaya Nilai Alokasi APBD untuk Jembatan Joyoboyo Tak Tepat Sasaran

  • Bagikan
Warga Surabaya Nilai Alokasi APBD untuk Jembatan Joyoboyo Tak Tepat Sasaran

Surabaya – Mengenai jembatan Joyoboyo yang hingga kini masih belum difungsikan, beberapa warga kota Surabaya menyampaikan berbagai macam pendapat. Salah satu warga Surabaya, Irvan mengatakan bahwasanya alokasi APBD Kota Surabaya untuk jembatan baru ini kurang tepat sasaran.

“Kita kan tahu bahkan sebelum pandemi pun yang menjadi tantangan adalah kemiskinan. Kenapa ga fokus ke pemberdayaan warganya saja, seperti pelatihan UMKM, seminar bisnis ataupun alokasi dana bagi mereka yang berstatus MBR per bulan. Bukan malah bikin jembatan,” ungkap Irvan saat ditemui di Jalan Nginden Intan Selatan, Surabaya, Senin (19/4/2021).

Irvan mengungkapkan, Jembatan Joyoboyo ini tidak lebih dari sebuah jalan pintas saja. Sementara di Surabaya sendiri penduduknya semakin padat, ia ragu jembatan tersebut akan bisa mengurangi kemacetan.

“Urgensinya ga lebih daripada sebuah jalan pintas. Itu pun ga menjamin kemacetan bakal berkurang,” ujarnya.

Pendapat lain datang dari Riko, salah satu warga yang justru menyatakan bahwa Jembatan Joyoboyo ini merupakan salah satu terobosan bagus. Hal ini, lantaran kepadatan di jalan Wonokromo Surabaya bukanlah hal yang mudah untuk diatasi.

“Bagus ini jembatannya. Jadi kalau warga mau ke Jalan Mayjend atau Gunungsari bisa langsung lewat sini (Jembatan Joyoboyo). Jadi gak perlu muter Jalan Diponegoro lagi,” kata Riko.

Ia menambahkan, Jembatan Joyoboyo ini merupakan ikon baru di Surabaya. Setelah pandemi berakhir, lanjutnya, jembatan ini juga akan menjadi salah satu media promosi hebat untuk mendatangkan para wisatawan domestik maupun luar negeri.

“Ya kita tinggal nunggu aja peresmiannya. Entah bagaimanapun hasilnya kan kita baru bisa lihat beberapa bulan pasca pembukaan nanti,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Baktiono mengatakan bahwa proyek pembangunan Jembatan Joyoboyo sudah 100 persen selesai dan seharusnya bisa difungsikan oleh publik, ternyata belum juga bisa difungsikan.

“Kami di Komisi C juga belum menerima laporan terkait uji kelayakan jembatan untuk digunakan,” tutur Baktiono.

Menurutnya, uji kelayakan ini sangat penting, karena menyangkut keamanan masyarakat saat Jembatan Joyoboyo sudah dibuka. Hasil uji kelayakan ini agar Komisi C bisa memonitor, kekuatannya bertahan sampai berapa lama.

“Ini juga kan kondisi masih hujan seperti sekarang ini merupakan waktu yang baik untuk melakukan uji kelayakan Jembatan Joyoboyo karena saat kondisi jalan basah pasti ada arus air yang mengalir di bawah Jembatan Joyoboyo,” urainya.

Di lain pihak, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBMP) Surabaya Erna Purnawati juga menjelaskan, untuk pembangunan fisik Jembatan Joyoboyo itu sudah 100 persen selesai. Akan tetapi saat ini pihaknya sedang menunggu kelengkapan administrasi.

“Karena itu salah satu persyaratan harus diperiksa inspektorat dahulu. Untuk kekuatan bebannya oleh pakar dari ITS,” ucap Erna.

Informasi ” Warga Surabaya Nilai Alokasi APBD untuk Jembatan Joyoboyo Tak Tepat Sasaran
Telah Tayang di : https://infosurabaya.id/2021/04/19/warga-surabaya-nilai-alokasi-apbd-untuk-jembatan-joyoboyo-tak-tepat-sasaran/

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Berita Surabaya

Install
×